Dear Fresh Graduate, Begini Cara Pembuatan CV yang Menarik Perekrut

Dear Fresh Graduate, Begini Cara Pembuatan CV yang Menarik Perekrut

Untuk melamar kerja, Anda membutuhkan CV. CV sendiri merupakan singkatan dari Curriculum Vitae atau disebut juga daftar riwayat hidup. Isinya harus bisa menggambarkan kualifikasi Anda agar bisa bersaing dengan ribuan pelamar lainnya. Untuk itu, pembuatan CV tidak boleh sembarangan. Anda harus memperhatikan banyak hal agar CV Anda menarik dan mencuri perhatian recruiter.

Cara Pembuatan CV yang Menarik

Berikut ini ada tips pembuatan CV untuk para fresh graduate yang baru lulus kuliah dan belum memiliki banyak pengalaman.

1. Data diri

Yang pertama, tuliskan data diri Anda. CV merupakan salah satu sarana agar rekruter mengenal Anda. Untuk itu, data diri adalah hal utama yang harus Anda cantumkan. Data diri yang perlu dicantumkan dalam CV adalah :

  • Nama lengkap
  • Gelar akademik
  • Alamat e-mail
  • Nomor telepon atau HP yang mudah dihubungi
  • Website yang berisi hasil karya Anda

Agar lebih profesional, Anda juga bisa menambahkan self statement, yaitu beberapa kalimat yang menggambarkan diri Anda secara umum. Bisa berisi hal-hal yang membuat Anda tertarik atau hal-hal yang sedang Anda tekuni.

2. Riwayat pendidikan

Yang kedua adalah riwayat pendidikan. Meskipun Anda bersekolah di TK internasional atau SD terbaik di kota Anda, Anda tidak perlu mencantumkan riwayat pendidikan sejak TK. Jenjang SMP pun tidak perlu Anda cantumkan.

Yang perlu Anda cantumkan adalah riwayat pendidikan sejak SMA dan di jenjang perguruan tinggi. Tuliskan dimana Anda bersekolah saat SMA, tahun berapa, dan mengambil jurusan apa. Begitu juga untuk jenjang perkuliahan. Tuliskan nama universitas, program studi yang Anda ambil dan tahun Anda masuk hingga lulus kuliah.

Jika Anda pernah ikut pendidikan non formal seperti kursus atau les, Anda bisa mencantumkannya di CV. Lebih baik Anda mencantumkan pendidikan non formal yang belum lama Anda ikuti. Hal ini bisa menambah nilai saat proses rekrutmen.

3. Pengalaman magang/kerja

Yang ketiga, tuliskan pengalaman magang atau kerja. Bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja, Anda bisa menuliskan pengalaman magang yang pernah Anda ikuti saat berstatus sebagai mahasiswa. Jika Anda pernah bekerja paruh waktu, Anda juga bisa menambahkannya di bagian ini.

Penulisan pengalaman magang/kerja berbeda dengan penulisan riwayat pendidikan. Untuk membuat rekruter lebih tertarik dengan Anda, Anda juga perlu menuliskan tanggung jawab atau job desk selama Anda menjalani magang atau kerja tersebut. Hal ini membantu rekruter memahami tugas Anda selama magang.

4. Pengalaman organisasi

Hal keempat yang perlu ada dalam pembuatan CV adalah pengalaman organisasi. Selama berkuliah, Anda tentu mengikuti setidaknya satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di kampus. Tidak hanya di kampus, organisasi lainnya di luar kampus juga bisa Anda masukkan di bagian ini. Anda bisa menuliskan organisasi yang Anda ikuti lengkap dengan jabatan yang dipercayakan kepada Anda.

5. Pengalaman kepanitiaan dan relawan

Selain organisasi, Anda juga bisa menambahkan pengalaman kepanitiaan dan relawan yang pernah Anda ikuti. Kepanitiaan di sini termasuk kepanitiaan dalam event-event yang pernah terselenggara. Misalnya, Anda pernah menjabat sebagai ketua di acara Dies Natalis Kampus atau saat acara penyambutan mahasiswa baru. Jika Anda pernah menjadi relawan atau volunteer, Anda juga bisa mencantumkannya di bagian ini.

Dengan menuliskan pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau relawan di CV, Anda secara langsung ingin menciptakan impresi bahwa Anda adalah orang yang aktif selama berkuliah.

6. Prestasi

Yang keenam adalah prestasi. Ada banyak lomba yang bisa Anda ikuti selama menjalani masa perkuliahan. Anda bisa mencantumkan lomba-lomba yang Anda ikuti, seperti lomba karya tulis, lomba yang berhubungan dengan jurusan Anda, dan sebagainya. Entah Anda menang atau tidak dalam lomba yang ikuti, hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa Anda adalah orang yang kompetitif.

7. Keterampilan pendukung

Pembuatan CV juga perlu menuliskan keterampilan pendukung yang relevan. Ingat, kata kuncinya adalah yang relevan. Misalnya, Anda ingin melamar di bagian marketing, maka tuliskan keterampilan seperti negosiasi, komunikatif, dan kemampuan public speaking.

Tidak hanya soft skills, keterampilan pendukung juga bisa berupa hard skill seperti kemampuan dalam menguasai aplikasi tertentu. Tuliskan keterampilan menguasai aplikasi yang relevan.

Misalnya, Anda ingin melamar sebagai editor video, maka tuliskan keterampilan menguasai Adobe Premiere atau Adobe After Effect. Kalaupun Anda menguasai aplikasi pemrograman, Anda tidak perlu mencamtukannya jika Anda tidak melamar posisi yang sama.

Demikian 7 hal yang sebaiknya dicantumkan dalam CV. Ketujuh hal tersebut adalah hal penting yang sebaiknya rekruter tahu. Namun ingat, pilihlah informasi yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Jika tidak relevan, lebih baik Anda tidak memasukkannya.

Pembuatan CV kini lebih mudah menggunakan jasa membuat CV dari Fastwork. Fastwork merupakan situs freelance terpercaya di Indonesia. Ada banyak freelancer yang bisa Anda hubungi melalui situs ini untuk membuat CV. Anda tinggal pilih yang hasil kerjanya paling sesuai dan harga yang pas. Anda tidak perlu lagi pusing soal desain, warna, atau pilihan font. Jika Anda tertarik, Anda bisa langsung mengunjungi https://fastwork.id/portfolio-resume