Informasi Terkait CFD Jakarta Bagi Para Pesepeda -
Informasi Terkait CFD Jakarta Bagi Para Pesepeda

Informasi Terkait CFD Jakarta Bagi Para Pesepeda

Pada masa pandemi ini, CFD Jakarta yang biasanya selalu rutin dilakukan setiap minggu telah diadakan. Namun, beberapa waktu terakhir kegiatan ini sempat diberlakukan kembali oleh pemerintah pada awal tahun meskipun harus tetap berdasarkan protokol kesehatan tertentu yang sudah ditetapkan. Bahkan, kegiatan ini sempat hanya dikhususkan bagi para pesepeda untuk melakukan olahraga dengan beberapa aturan yang berlaku.

Beberapa Aturan di CFD Jakarta untuk Pesepeda

1. Dilarang Berkerumun

Karena virus yang masih berkeliaran di segala tempat sangat sulit untuk dideteksi oleh indera dan kemungkinan terkontaminasinya sangat tinggi, maka pemerintah pun menghimbau agar masyarakat yang berada di lokasi khusus pesepeda untuk tidak berkerumun ataupun nongkrong bersama orang banyak.

Adapun pesepeda juga diminta agar segera langsung mendatangi 32 lokasi baru CFD Jakarta yang telah ditentukan sebelumnya sehingga tidak perlu melakukan aktivitas mereka di Jalan Sudirman-Thamrin lagi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerumunan masyarakat yang semakin menjadi dan abai pada aturan yang telah diberlakukan.

2. Lokasi Baru Pengganti Jalan Sudirman-Thamrin

Ada beberapa lokasi baru yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai pengganti tempat CFD Jakarta di Jalan Sudirman-Thamrin. Lokasi tersebut dapat ditemukan di beberapa jalan sebagai berikut:

  • Jalan Pejagalan Raya
  • Jalan Zamrud Raya
  • Jalan Danau Tondano
  • Jalan Amir Hmzah
  • Jalan Suryo Pranoto

3. Pesepeda yang Tidak Sehat Dilarang Ikut

Sebagai bentuk antisipasi untuk mencegah munculnya cluster korona yang tidak diinginkan, maka tidak heran kalau pemerintah pun menghimbau agar pesepeda yang tengah demam ataupun menunjukkan gejala flu untuk tidak mengikuti kegiatan olahraga sepeda. Demi membuat situasi lebih kondusif, mereka yang sakit pun dianjurkan untuk tetap berolahraga di rumah saja dan dilarang ke mana-mana.

Tidak hanya itu, CFD Jakarta ini juga hanya boleh diikuti oleh mereka yang sehat dan ingin melakukan kegiatan olahraga saja. Para pedagang kaki lima pun tidak diperbolehkan untuk berjualan di area sekitar lokasi untuk menghindari gerombolan pembeli dan mereka yang sedang berolahraga pun juga diwajibkan untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan yang sudah ada.

4. Waktu Dibatasi

Pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi, waktu operasional jalur sepeda yang diberlakukan di 32 lokasi baru pun sudah diatur. Pesepeda hanya diperbolehkan melakukan kegiatan di sekitar area ini dalam waktu yang terbatas yakni hanya sekitar 3 jam saja, dimulai dari pukul 6 pagi sampai selesai pada pukul 9 pagi.

5. Situasi CFD pada hari ini

Hingga hari ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum bisa melonggarkan pelaksanaan kegiatan sektor olahraga seperti Car Free Day (CFD) di ibu kota. Hal tersebut karena masih harus menyesuaikan aturan PSBB yang telah ditetapkan sampai menunggu situasi dan kondisi semakin mereda.

CFD ini sendiri telah lama ditiadakan semenjak tingginya angka kasus pasien positif korona di Jakarta. Meskipun begitu, kegiatan ini sempat diganti menjadi Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) akibat semakin tingginya minat para warga untuk berolahraga sepeda. Namun, pada akhirnya KKP pun juga ditiadakan oleh pemerintah semenjak semakin diperketatnya aturan yang berlaku.

Kasus korona memang memberi dampak yang sangat mengganggu dan merugikan banyak sektor di masyarakat. Mau tidak mau, pemerintah dan rakyat pun harus bekerja sama untuk memerangi virus ini dengan menaati kebijakan yang sesuai dengan situasi terkini. Bagi Anda yang masih ingin menikmati kegiatan bersepeda di CFD Jakarta, alangkah baiknya untuk menunggu informasi yang lebih lanjut.