Manfaat Programming Open Source -
Manfaat Programming Open Source

Manfaat Programming Open Source

Penggunaan software open source diharapkan dapat meminimalisasi anggaran dan pengeluaran untuk perangkat lunak pada suatu instansi. Sebagai contoh penggunaan bahasa pemrograman Java yang merupakan salah satu bahasa pemrograman open source  pertama yang dapat digunakan sebagai alternatif utama dalam pengembangan perangkat lunak. Bahasa pemrograman Java mulai banyak digunakan semenjak awal tahun 2000 dan membantu banyak perusahaan besar untuk mengurangi biaya lisensi yang harus dikeluarkan. Pada saat itu masih banyak perusahaan yang menggunakan bahasa pemrograman berbayar seperti Visual Basic, Visual C++ dari Microsoft. Contoh lain banyak perusahaan kelas menengah bahkan hingga kelas atas yang sudah menggunakan open source database PorstgreSQL sebagai bagian dari sistem misi kritial, seperti perbankan, telekomunikasi, ritel modern, dan instansi pemerintahan.

Generasi sekarang ini rasanya wajib memanfaatkan software open source dalam berbagai bidan usaha atau pekerjaan. Sebagai contoh kita akan membahas penggunakan perangkat lunak open source dalam dunia pendidikan, bisnis dan pemerintahan.

Programming Open Source Dunia Pendidikan

Kurikulum pada universitas-universitas IT sekarang ini sudah banyak yang memakai bahasa pemrograman open source. Beberapa bahasa pemrograman open source yang umum diajarkan adalah PHP, Java dan Phyton. Dengan menggunakan bahasa pemrograman open source maka dunia pendidikan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli lisence bahasa pemrograman.

Lembaga-lembaga kursus coding juga banyak mengajarkan bahasa pemrograman open source. Sama seperti lembaga pendidikan formal, mereka banyak mengajarkan PHP, Java dan Phyton. Bersama-sama dengan lembaga pendidikan formal, lembaga kursus coding banyak menelurkan programmer open source yang berkualitas.

Dari sisi pengadaaan perangkat lunak penunjang seperti DataBase dan Sistem Operasi, dunia pendidikan juga banyak menggunakan perangkat lunak open source. Dengan adanya open source software maka pelajar, mahasiswa ataupun pendidik tidak akan lagi untuk mempelajari hal-hal secara teoritis. Namun mereka pun dapat mempraktikkannya. Sebagai contoh dalam bidang ilmu komputer, pada saat mempelajari mata kuliah Sistem Operasi, maka mahasiswa dan dosen dapat bersama-sama mempelajarinya dengan cara mengupas hingga tuntas Sistem Operasi Linux ataupun sistem operasi open source lainnya, sehingga mahasiswa dan dosen tidak hanya tahu teori, namun juga tahu penerapannya dalam dunia nyata. Kemudian dengan menginstalasi sistem open source, seseorang umumnya telah memperoleh aplikasi yang cukup lengkap, sehingga tidak perlu untuk membelinya.

Programming Open Source Dunia Bisnis

Dengan memanfaatkan bahasa pemrograman open source, dunia bisnis akan memperoleh manfaat yaitu rendahnya biaya instalasi atau lisensi, reliabilitas yang tinggi, keamanan yang tinggi, sehingga total cost of ownership-nya menjadi rendah. Dunia bisnis sangat memerlukan program yang bereliabilitas tinggi, karena kegiatan-kegiatan dunia bisnis telah amat tergantung pada komputer dan kesalahan kecil akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Selain itu, dengan menggunakan bahasa pemrograman open source maka perusahaan tidak perlu terikat pada satu vendor, baik vendor hardware maupun software. Atau pada saat menemui masalah, perusahaan dapat menghubungi jasa yang menangani masalah tersebut.

Dunia bisnis paling banyak menggunakan Java sebagai bahasa pemrograman open source. Java dinilai stabil pada bagian server sehingga dapat membuat aplikasi dengan tingkat kerumitan yang sangat tinggi.

Programming Open Source Pemerintahan

Seiring dengan makin berkibarnya tuntutan otonomi daerah, maka penggunaan bahasa pemrograman open source patut menjadi pertimbangan dalam perencanaan sistem informasi pemerintahan. Dengan menggunakan bahasa pemrograman open source, anggaran yang dibutuhkan relatif lebih rendah dibandingkan dengan bahasa pemrograman berbayar dengan tingkat reliabilitas dan keamanan yang lebih tinggi. Selain itu dengan memanfaatkan bahasa pemrograman open source pemerintah dapat mendukung perkembangan teknologi informasi di daerahnya dan juga dapat memberikan kesempatan kerja pada masyarakat. Dengan tersedianya kode sumber maka pemerintah dapat memastikan bahwa program yang digunakannya tidak memiliki suatu backdoor.

Aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh pemerintahan sebagian besar dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP. PHP sangat mudah digunakan karena ringan.