Obat Kista: Tipe Kista dan Pencegahan Kista Ovarium

Obat Kista: Tipe Kista dan Pencegahan Kista Ovarium

Kista merupakan benjolan yang berada dibawah kulit dan biasanya berisi cairan, zat padat maupun udara. Benjolan ini tumbuh di bagian tubuh manapun karena radang, infeksi maupun keturunan. Gejala kista yang ditimbulkan seperti pusing, mual, demam, keluar darah pada benjolan, kemerahan pada area kista, infeksi dengan nyeri, kaki pada bagian kista. Obat kista secara umum dapat menggunakan suntikan kortikosteroiud, menusuk kista dan melakukan penyedotan maupun pengangkatan kista.

Berikut adalah tipe kista sesuai dengan penyebabnya:

  • Kista baker dengan benjolan yang memiliki cairan terbentuk pada bagian belakang lutut dan memberikan nyeri saat diluruskan maupun menekuk tungkai, hal ini membuat penderitanya selama sakit susah bergerak.
  • Kista celah brankial merupakan penyakit bawaan dari lahir ditandai dengan benjolan pada salah satu maupun kedua sisi leher anak, benjolan ini tumbuh dibawah bagian tulang selangka dan kondisi terjadi pada minggu kelima terjadinya perkembangan janin.
  • Kista epidermoid dengan benjolan yang berbentuk kecil dan keras memiliki cairan kental berbau kuning kecoklatan, benjolan ini berada dibawah kulit terdapat pada leher, wajah, punggung dan area kelamin, kista ini terjadi karena penumpukan keratin atau protein pembentuk rambut, kuku maupun kulit dibawah kulit manusia dan jika terinfeksi akan pecah lalu nyeri.
  • Kista ganglion dengan benjolan berisi cairan yang terdapat cairan dibagian jaringan penghubung antar otot dan tulang, benjolan ini tumbuh pada pergelangan tangan dan lengan, tetapi dapat juga tumbuh di kaki dan pergelangannya.

Selain itu, kalazion merupakan pembengkakan pada kelopak mata atas, bawah maupun keduanya. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan kelenjar meibom maupun kelenjar minyak pada kelopak mata. Jika terjadi infeksi maka akan membuat mata bengkak maupun memberikan rasa nyeri atau gangguan penglihatan. Mucocele merupakan benjolan dengan cairan pada bagian atas bibir atau mulut. Hal ini terbentuk ketika kelenjar saliva mengalami sumbatan lendir walaupun tidak mengalami nyeri akan memberikan bentuk permanen pada tubuh.

Kista ovarium dengan benjolan cairan pada permukaan ovarium yang tidak memberikan gejala dan dapat hilang tanpa diobati, jika kista bertambah besar akan memberikan rasa nyeri pada paha, punggul maupun panggul dan hal ini terkait dengan siklus menstruasi. Biasanya kista ovarium dapat muncul karena pertumbuhan sel yang abnormal. Kista payudara dengan benjolan cairan bulat yang dapat terlihat pada satu atau kedua payudara dengan benjolan lunak dan padat. Hal ini biasanya terjadinya karena tertumpuknya cairan pada kelenjar payudara. Kista pilar merupakan benjolan yang padat dengan warna kulit dan dapat tubuh dibagian manapun terutama kepala, hal ini terjadi karena tertumpuknya keratin di folikel rambut.

Berikut adalah cara mencegah terjadi kista ovarium diantaranya:

  • Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi dan mengonsumsi jumlah protein sehat dari hewan maupun tumbuh-tumbuhan.
  • Mengonsumsi berbagai jenis sayur dan buah sehingga akan membantu keseimbangan hormon dalam tubuh, serta mengurangi mengonsumsi produk kedelai.
  • Mengelola stress karena hormon menjadi tidak stabil termasuk hormon yang diproduksi oleh ovarium.
  • Memiliki waktu yang cukup untuk tidur karena kurang tidur akan membuat metabolisme tubuh terganggu.

Obat kista ovarium dengan pemantauan rutin melakukan pemeriksaan USG dalam waktu beberapa minggu hingga bulan. Untuk penderita setelah menopause maka melakukan USG dan tes darah dalam 4 bulan sekali karena memiliki resiko mengalami kanker ovarium. Dapat juga mengonsumsi pil KB sehingga akan mencegah munculnya kista kembali dan mengecilkan kista yang sudah ada.